Ini Pengertian Serta Perbedaan OIS dan EIS pada Kamera

IFrameMultimedia.net – Teknologi yang ada dalam kamera memang sangatlah penting untuk menjamin kualitas hasil jepretannya. Salah satu teknologi penting dalam kamera adalah Image Stabilization (IS), yang akan menjaga stabilitas gambar pada saat mengambil foto maupun video.

perbedaan OIS dan EIS

Terutama pada saat merekam video, fitur ini sangat berguna untuk meminimalisir dampak getaran dan guncangan pada hasil perekaman. Hasil rekaman video akan jadi lebih halus dengan fitur ini. Pada pengambilan gambar, Image Stabilization dapat membuat gambar menjadi lebih fokus dan tajam.

Fitur Image Stabilization yang sering dibenamkan dalam teknologi kamera masa kini biasanya ada 2 jenis, yakni optik dengan istilahnya OIS dan digital dengan istilahnya EIS.

Apa perbedaan dari keduanya? Simak penjelasan berikut ini sampai akhir ya.

Pengertian OIS dan EIS serta Perbedaan Keduanya

1. Optical Image Stabilization (OIS)

OIS atau jika dijabarkan berarti Optical Image Stabilization, adalah fitur stabilisasi gambar yang mengadaptasi teknik optikal yang terdapat pada kamera.

Fitur stabilisasi gambar yang satu ini dianggap merupakan fitur yang paling efektif, karena aktivitas penstabilan gambar dapat langsung terjadi dalam optik kamera.

Stabilisasi gambar optik dapat berjalan, apabila terdapat fitur elemen yang melakukan pergerakan dari dalam lensa kamera. Kamera dengan fitur OIS ini biasanya akan memiliki gyro-sensor kecil yang terdapat di dalam lensa.

2. Electronic Image Stabilization (EIS)

Apabila teknologi OIS terletak langsung pada optik kamera, teknik EIS ini lebih utama pada penggunaan software, yaitu software EIS itu sendiri.

Electronic Image Stabilization atau EIS ini dikenal sebagai teknik penstabilan gambar secara elektronik, yaitu menggunakan bantuan software.

EIS software dapat digunakan untuk mengurangi guncangan yang terdapat pada video yang telah diambil menggunakan kamera.

Terdapat beberapa cara yang digunakan EIS software untuk melakukan penstabilan gambar, sesuai dengan modelnya masing-masing.

Sensor piksel gambar akan disesuaikan dengan cara mengidentifikasi gerakan tubuh.

Selanjutnya, transisi setiap frame akan mengalami penghalusan oleh penyangga gerak yang merupakan piksel dari luar frame.

Meskipun sudah menggunakan kecanggihan software, hingga saat ini EIS masih dianggap kurang optimal dibandingkan dengan OIS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *