Apa Kegunaan Aperture Pada Kamera?

apa itu aperture

IFrameMultimedia.net Kamu seorang pemula dalam dunia fotografi atau videografi? Ketika sedang belajar mengenal kamera memang kerap kali mengalami kebingungan terhadap berbagai fitur dalam sebuah kamera. Tentu perlu memahaminya secara bertahap, tidak bisa langsung paham dalam sekejap.

Salah satu yang sering jadi pertanyaan dan sulit untuk dipahami adalah mengenai aperture. Nah, sebenarnya apa sih itu aperture? Apa fungsinya? dan Bagaimana cara penggunaannya?

Aperture atau sering dikenal juga bukaan diafragma merupakan salah satu pengaturan pada kamera untuk mengontrol atau mengendalikan besar kecilnya diafragma pada lensa. Aperture juga berpengaruh pada besaran keburaman pada objek atau latar belakang objek. Dengan kedua hal tersebut, kita bisa mengatur jumlah cahaya yang masuk sekaligus mengatur tingkat kedalaman atau keburaman latar belakang sebuah foto.

Untuk menunjukkan seberapa besar aperture yang digunakan maka disimbolkan dengan satuan f-number (penulisannya adalah f/angka), contohnya f/1.8, f/5.6, f/22, dan lainnya. Cara membacanya adalah semakin kecil f-number, bukaan yang dibentuk oleh bilah aperture atau aperture blade justru semakin besar, sering disebut dengan aperture besar.

Berlaku juga sebaliknya, semakin besar f-number, bukaan yang dibentuk oleh bilah aperture akan jadi semakin kecil atau dikenal dengan sebutan aperture kecil. Maka dari itu, untuk mengontrol seberapa jumlah cahaya yang masuk, besaran aperture perlu diperhatikan.

Perlu dipahami, dengan f-number yang kecil (bukaan diafragma besar) berarti jumlah cahaya yang masuk akan lebih besar. Sebaliknya, dengan f-number yang besar (bukaan diafragma kecil) jumlah cahaya yang diterima juga lebih kecil. Jadi, kalau ingin memotret objek dalam sebuah ruangan kurang cahaya atau cenderung redup, akan sedikit menolong jika menggunakan f-number yang kecil karena bukaan diafragmanya menjadi lebih besar.

Selain berpengaruh dalam pencahayaan, aperture biasa digunakan juga untuk menciptakan depth-of-field atau fokus pada foto. Dengan f-number yang kecil atau aperture besar, depth-of-fieldnya akan menjadi lebih kecil atau dangkal. Hal itu akan membuat fokus ditetapkan pada objek paling depan dan area fokus juga semakin kecil. Ini membuat latar belakang akan jadi semakin buram atau lebih tren disebut dengan foto bokeh.

Berlaku juga untuk kebalikannya, jika menggunakan f-number besar atau bukaan diagfragmanya kecil, depth-of-fieldnya jadi semakin besar sehingga semua objek yang tertangkap lensa akan nampak fokus, baik itu di latar depan maupun latar belakang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *