Mending Pilih Full Frame Atau APS-C ya?

aps c full frame

Bingung milih kamera? Kamera ada banyak sekali tipe lho. Pastikan dulu kebutuhan mu sebelum membeli kamera agar tidak salah beli.

Jika dilihat dari ukuran sensornya, kamera ada dua jenis, yaitu APS-C dan full frame. Nah, sudah pernah dengar belum nih dua istilah ini?

Dulunya sistem full frame kebanyakan dipakai oleh fotografer profesional, lalu untuk kebutuhan hobi dan profesi (semi pro) tersedia pilihan sistem APS-C yang cenderung lebih low budget, awalnya baik sistem full frame maupun sistem APS-C keduanya baru terdapat dalam teknologi kamera DSLR, dan tersedia baik untuk merk Canon, Nikon, maupun merk lain.

Dan saat ini saat kamera mirrorless telah banyak dikenal dan banyak berkembang, tercatat hanya Sony yang menyediakan dua sistem sensor ini pada lini Alpha mereka, yaitu A7 series untuk full frame dan A6xxx ke bawah untuk APS-C (walau Sony juga masih menyediakan 2 sistem untuk format SLT A-mount juga). Sedangkan Fuji, Canon dan Samsung tampak sudah nyaman dengan format mirrorless APS-C, dan di kelompok lain juga ada merk yang tetap konsisten di format lebih kecil seperti Micro 4/3 atau sistem 1 inci.

Pertanyaan yang kerap dirasakan oleh mereka yang akan mulai terjun di bidang fotografi, atau mereka yang akan ganti sistem adalah, sistem APS-C atau sistem full frame yang akan dipilih?

Untuk memilih antara dua jenis sensor tentu saja tidak hanya karena harganya saja, atau sistem mana yang hasil fotonya lebih bagus. Pilihan tentu perlu mempertimbangkan banyak hal, misal dukungan lensa, perhatikan juga mengenai jangka panjangnya, apakah teknologi tersebut yang akan terus dikembangkan oleh produsen atau justru malah akan ditinggalkan.

Berikut ini ringkasan kelebihan dan kekurangan sistem Full Frame dan APS-C

Sistem Full Frame

Keuntungan :

  • hasil foto lebih baik dibanding APS-C (dynamic range, detail, noise dan hal-hal teknis lainnya)
  • tidak mengalami crop lensa (cocok untuk lensa lebar, misal lensa wide 18 mm ya tetap 18mm)
  • lebih bokeh (blur)

Kekurangan :

  • harga sensor lebih mahal, kamera full frame bisa didapat mulai 14 jutaan
  • perlu lensa yang lebih besar diameternya > umumnya lebih mahal

Sistem APS-C

Keuntungan :

  • harga sensor lebih murah, kamera APS-C bisa didapat mulai 4 jutaan
  • bisa pakai lensa yang untuk APS-C, atau bisa juga pakai lensa full frame
  • hasil foto masih relatif baik, bahkan untuk kebutuhan profesional sekalipun bisa
  • crop lensa membantu untuk jangkauan telefoto (misal lensa 200mm seakan-akan jadi 300mm kalau di crop 1,5x)

Kerugian :

  • kualitas hasil foto dibawah sensor full frame (khususnya di ISO tinggi)
  • untuk kesan luas perlu lensa lebih wide (misal 10mm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *