Apa Saja Tips Dalam Membeli Lensa Kamera Bekas?

tips membeli lensa bekas

IFrameMultimedia.net Lensa adalah kebutuhan sangat penting untuk menunjang kamera. Akan menjadi sangat percuma jika kamera sudah gahar tapi lensa cuma ada kit saja. Tentu saja kamu membutuhkan lensa yang bervariasi untuk memaksimalkan potensi kamera mu. Juga untuk menghasilkan gambar yang maksimal sesuai yang kamu inginkan.

Jika kamu membeli lensa yang baru tentu saja sangat berat dikantong. Karena itu mendingan kamu beli aja lensa yang bekas. Eittsss… Tapi nggak boleh sembarangan beli bekas lho. Nah, berikut ini ada 10 tips membeli lensa bekas yang bisa kamu praktekkan.

  1. Jika kamu ingin membeli lensa secara online, terlebih dahulu pastikan bahwa toko online tersebut punya rekam jejak yang baik. Sama halnya apabila ingin membeli di toko offline sekalipun, tetap lebih baik jika kamu tahu reputasi si toko dan empunya toko.
  2. Cek lensa. Buka aperture lensa pada bukaan yang paling besar. Setiap jenis lensa pasti berbeda-beda, tapi set saja pada bukaan paling besar. Ketika aperture terbuka, arahkan lensa menuju ke lampu yang menyala atau tempat terang jika ingin melihat ada/tidak kotoran seperti jamur.
  3. Periksa keadaan mekanik mounting lensa. Kamu perlu memastikan bagian belakang lensa ini tidak ada yang retak, patah atau hilang.
  4. Kemudian periksa ulir (thread) untuk filter di bagian depan lensa. Pastikan ulir masih dalam keadaan bagus sempurna karena apabila ada bagian yang gerang atau dent, kemungkinan akan bermasalah ketika ingin memasang filter. Pastikan juga keadaan hood dalam kondisi baik dan dapat dipasang dengan sempurna.
  5. Mau beli lensa zoom? Bisa kamu cek dengan memeriksa semua focal length dari paling kecil hingga paling besar dan sebaliknya. Pastikan bebas dari suara aneh dan zoom bisa dilakukan dengan halus, tidak terasa tersendat.
  6. Periksa ring focus dengan memutarnya, kurang lebih sama dengan kamu mengecek ring zoom, periksa apakah putaran fokus masih terasa mulus atau tidak.
  7. Selanjutnya, kamu bisa melakukan mounting lensa saat kamu sudah selesai memeriksa poin-poin di atas. Pastikan bahwa proses berjalan baik dan aman, begitu pun ketika unmount lensa.
  8. Ambil foto menggunakan aperture terbesar dan terkecil pada semua focal length, perhatikan apakah auto fokus bisa bekerja dengan sempurna atau tidak.
  9. Gunakan untuk memotret tulisan koran untuk memastikan lensa tidak missfocus dan dengan cara ini akan ketahuan ketajaman lensa. Tapi tiap jenis lensa punya ketajaman yang berbeda-beda lho, jangan anggap semuanya punya ketajaman yang sama.
  10. Cek juga fitur VR (Vibration Reduction) atau IS (Image Stabilization) atau fitur lain yang sejenis, pastikan lensa tersebut masih ampuh mengatasi getaran saat mengambil gambar. Set kamera dengan shutter speed rendah kemudian tes foto dengan fitur tersebut baik aktif dan non aktif. Perhatikan apakah ada perbedaan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *